-->

LINTAS ONE

MEDIA ONLINE - WWW.LINTASONE.COM - FAKTA BERTANGGUNG JAWAB DAN PROFESIONAL - IKUTI TERUS BERITA TERBARUNYA

Kelompok Seni Dikecewakan Panitia Nyobeng 2023 Di Sebujit

Bengkayang kalbar, www.lintasone.com -
"Ketua Kelompok Seni Lukis AC Kecewa Lantaran tidak dapat Stand Pameran dan pelelangan karya-karya nya dibatalkan oleh kepanitiaan acara Nyobeng Tahun 2023 yang diselenggarakan di Sebujit Desa Hli Buei Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang, 15 Juni 2023.



Sebagai ketua tim seni lukis AC mengaku kecewa dan penuh penyesalan yang tidak dapat di ungkap dengan kata-kata, merasa di bohongi serta tidak dihargai atas kehadiran nya di Sebujit.-


Nyobeng / Nibankg di sebujit adalah Agenda tahunan pemerintah daerah kabupaten Bengkayang, bahkan sudah menjadi agenda rutin pemerintah provinsi kalimantan Barat yang menjadi kebanggaan Masyarakat Bengkayang, khususnya warga Desa Hli Buei Kecamatan siding.-



Saat ditemui dirumah nya AC menceritakan kronologis kejadiannya  sebagai berikut "awal nya saya menolak ajakan rekan seniman yang beberapa kali mengajak saya untuk mengikuti pameran dalam acara NYOBENG festival internasional 2023 itu, karna pertimbangan event skala internasional itu belum ada karya yg akan di tampilkan, dengan dasar ingin meramaikan pameran dengan beberapa karya saya, akhir nya saya ikut"Ucapnya


Anehnya tuan rumah kabupaten Bengkayang yg bikin event skala internasional lalu tidak ada karya dari seniman Bengkayang,?


di tanggal 14 saya packing beberapa karya saya untuk di bawa ke sebujit, dan masih sempat koordinasi dengan EO disana,dan untuk biaya keberangkatan kami di nyatakan terlambat melakukan pengajuan dana keberangkatan, ya"sudah saya sendiri keluar dana keberangkatan"embuhnya 



komunikasi terakhir dari EO sebelum berangkat mereka bilang "Berangkat bang, gaskuen" dalam benak saya semua pasti sudah siap disana.sesampainya di sebujit ternyata EO mereka bilang stand tidak cukup, dan tidak ada stand untuk pameran.


di situ saya sudah mulai kecewa, saya koordinasi dengan panitia yg katanya lagi istirahat di sekretariat, mereka menujukan Rumah Adat yg kecil berbentuk lingkaran disitu nanti pamerannya, karna memikir sudah terlanjur jauh kami berangkat kesana ya" kami ambil alat dan kami cari bambu bekas panitia, kami pasang beberapa karya di rumah kecil tersebut.



di tanggal 15 pagi ternyata rumah kecil tersebut untuk tempat berteduh nya rekan-rekan yang ikut dalam kegiatan, dan tempat beristirahatnya warga, sempat panik karna karya kami kurang aman di rumah tersebut, tapi kami tidak bisa berbuat apa2 karna panitia tidak ada satupun yg bisa kami hubungi pada saat itu."


Saya"sempat terpikir ingin pulang saja daripada karya kami rusak disana, di jam 10 pagi tanggal 15 MC acara mengumunkan di panggung akan ada pelelangan pada pukul 15.00 sampai 17.00 sesuai juknis kegiatan yg ada di acara, akhirnya kami menunggu acara tersebut, sampai pukul 15.30 masih belum ada tanda-tanda acara pelelangan karya, kami mencari panitia dan EO akhirnya tepat pukul 17.05 ketemu EO dan mereka dengan santai menjawab di karenakan kekurangan tenaga dan sedikit halangan yang tidak bisa di sebutkan acara pelelangan di tiadakan,"


tepat di jam tersebut juga kami mengambil kesimpulan bahwa ini sudah sangat jelas mempermainkan kami, melecehkan seniman, dan menganggap kami sebagai sampah. saya disana tamu loh. 


iya saya akui warga disana sangat ramah dalam penyambutan dan acara budaya juga sangat luar biasa, tapi sayangnya kami jadi korban penipuan dan pembodohan serta pelecehan martabat seorang seniman oleh panitia dan EO nya.


kami mencari ketua panitia di sekretariat tidak ketemu, katanya lagi istirahat tidak bisa di ganggu, saya sempat meledak emosi disana, akhirnya warga berpencar mencari ketua panitua, ternyata bukan sitirahat tetapi ada di luar, saya tidak tahu sengaja menghindar atau sedang sibuk, tepat di pukul 19.00 kami koordinasi dengan ketua panitia, dengan jawaban "saya tidak tahu karna saya sudah lepas semua ke EO" ketua panitia melepas senyuman kepada kami.



di balik pengorbanaan dan kecewaan kami, ketua panitia masih bisa berkata demikian.pukul 20.00 kami meninggalkan kampung sebujit dengan seribu kekecewaan dan kekesalan karena di permainkan begitu saja.saya sangat-sangat menyesal ikut ke sebujit dan merasa sangat kecewa habis material, waktu dan korbankan permainan ini" Tutup AC 


Saat di konfirmasi via whatsapp Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Heru Pujiono sangat kaget menanggapi hal tersebut karena menurut nya segenap elemen masyarakat Indonesia maupun dunia wajib hukumnya menghargai Karya seseorang dalam bentuk apapun. 


"Waduh ......seyogianya kita semua elemen bangsa bisa menghargai hasil karya seni baik Seni tari seni lukis seni musik dan  budaya yang lain supaya semuanya bisa berkembang karena melalui seni juga ikut berkontribusi dalam membangun Daerah khususnya memajukan Kebudayaan dan Seni Daerah....,maaf bang sy lagi Diklat" Ujar Heru Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang


Tanggapan senada disampaikan Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang Ricky Silalahi juga  kaget menanggapi hal tersebut melalui WhatsApp mengapa kejadian ini bisa terjadi, yang seharusnya panitia sudah dirancang dengan matang, dan sejalan dengan schedule yang sudah disusun di dalam kepanitiaan. 


"Berkaitan dgn hal itu saya juga terkejut mengapa ini bisa terjadi. Suatu kegiatan tentu sdh dirancang / direncanakan dari awal dgn baik dgn tujuan sasaran nya. 
Saya berharap kejadian  ini tidak terulang kembali. Kerjasama, komitmen dan konsistensi harus dipegang dan dipatuhi bersama antar pendukung dan pembuat acara. Kekecewaan bukan hanya du sebelah pihak tapi dikedua belah pihak" Ucap Ricky Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang. 

Tidak sampai disitu Ketua Panitia Pelaksanaan Nyobeng di Sebujit tahun 2023 Yitro Ritan juga di konfirmasi via whatsapp ia menyayangkan schedule pelelangan pada karya seni lukis tidak dapat di laksanakan karena tidak cukup waktu untuk pelaksanaan nya karena waktu seremonial cukup lama pelaksanaan nya, sekaligus menunggu kedatangan saudara serumpun dari negara tetangga Malaysia. 


"Iya bg
Kami juga sangat sayang hal itu, 
Saya juga sempat ketemu sama kawan2 seniman
Memang harapan kita jauh dri planing, karna ada beberapa acara inti yg harus menyita waktu,Salah 1 contohya
Ketika kita sudah di akhir acara ceremonilnya tgl 15 siang
Tiba2 dapat kabar dri saudara serumpun yg baru tiba di kampung
Yg seharusnya mereka tiba di tanggal 14 hari sebelumnya Ini dikarenakan sulitnya izin masuk ke indonesia, sehingga bnyak yg putar balik,Lewat hutan jalan kaki.sehingga dri situ kami mulai lost" Balas Yitro Ratin Ketua Pelaksanaan Nyobeng Tahun 2023 di Sebujit." Tutupnya
Reporter : Jemi indrawan

0 Response to "Kelompok Seni Dikecewakan Panitia Nyobeng 2023 Di Sebujit"

Posting Komentar

DPRD Kabupaten Pasuruan Mengucapkan HPN 9 Februari 2024

Pemda Kabupaten Pasuruan Himbau Larangan Peredaran Rokok Ilegal

Ketua dan Anggota MKKS Kabupaten Pasuruan Mengucapkan HPN 9 Februari 2014

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel