Perkuat Mitigasi Bencana, Fakultas Teknik Unissula Gandeng Pakar Nihon University Jepang Guna Terapkan Teknologi Ketahanan Gempa QSEERB
Semarang, lintasone.com – Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menggelar seminar dan workshop internasional berfokus pada teknologi mitigasi bencana gempa bumi. Acara yang mengusung tema "Installation of Vibration Measurement Devices and Structural Dynamic Response Analysis Using QSEERB (Quantitative Shaking Evaluation for Earthquake-Resistant Building)" ini berlangsung di Ruang Seminar Lantai 2 Fakultas Teknik Unissula pada Kamis (1/10/2026).
Untuk membedah teknologi tersebut, Unissula menghadirkan Prof. Dr. Ir. Buntara Sthenly Gan, M.Eng., seorang pakar rekayasa struktur terkemuka dari Nihon University, Jepang. Acara ini dihadiri secara antusias oleh jajaran dosen, peneliti, serta mahasiswa dari lingkungan Fakultas Teknik Unissula.
Dekan Fakultas Teknik Unissula, Dr. Abdul Rochim, S.T., M.T., membuka langsung acara ini. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi akademik internasional yang terjalin dengan Nihon University. Menurutnya, penguasaan teknologi mitigasi bencana menjadi hal yang sangat krusial bagi para akademisi dan calon insinyur di Indonesia.
"Event ini menjadi tonggak penting bagi Fakultas Teknik Unissula untuk terus memperbarui ilmu pengetahuan dan teknologi terkait ketahanan struktur. Kami berharap transfer teknologi mengenai metode QSEERB dari Prof. Buntara dapat meningkatkan kualitas riset kami. Teknologi bangunan tahan gempa sangat esensial, terutama untuk diaplikasikan di wilayah rawan gempa seperti Indonesia," ujar Dr. Abdul Rochim.
Dalam sesi materi utama, Prof. Buntara Sthenly Gan mengupas tuntas metode QSEERB. Teknologi ini dirancang untuk mengukur dan menganalisis respons dinamik sebuah struktur terhadap getaran secara kuantitatif. Data hasil pengukuran tersebut nantinya menjadi acuan akurat untuk mengevaluasi kondisi serta tingkat ketahanan struktur bangunan terhadap guncangan gempa.
Tidak hanya teori, para peserta juga dilibatkan aktif dalam sesi workshop praktis. Mereka mendapatkan pengalaman langsung (hands-on) dalam memasang instrumen alat pengukur getaran pada model-model struktur, sekaligus mempraktikkan analisis data respons dinamik secara riil.
Melalui penyelenggaraan seminar dan workshop ini, Fakultas Teknik Unissula menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan akademik global. Kolaborasi berkelanjutan dengan pakar dan universitas dari Jepang diharapkan dapat membuka peluang kerja sama pendidikan dan riset bersama. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata Unissula dalam mengembangkan inovasi teknologi bangunan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko gempa di masa depan.(Tik).
0 Response to "Perkuat Mitigasi Bencana, Fakultas Teknik Unissula Gandeng Pakar Nihon University Jepang Guna Terapkan Teknologi Ketahanan Gempa QSEERB"
Posting Komentar
Silakan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan dan sesuai topik. Terima kasih.