Kontraktor Diduga Kuat Mengabaikan K3 ( keselamatan dan kesehatan kerja ) Dan Prosedur Pekerjaan
Minggu, 12 Juli 2026
Add Comment
Sidoarjo. lintasone.com - CV Alsha Multi Teknik. Kontraktor yang berasal dari Wiyung Surabaya mengerjakan proyek saluran air PDAM yang ada diwilayah buduran Sidoarjo. Dilihat dari papan nama sumber dana dari APBN. Diduga kuat abai dalam keselamatan pekerja, dan yang lebih sembrononya dugaan kuat juga tertuju pada pemadatan pipa yang di padatkan langsung menggunakan tanah bekas galian. Saptu 11/7/2026.
Dari pantauan Media lintasOne dan Media PointerNews mulai tgl 26 Juni hingga 11 Juli 2026 dilapangan. Para pekerja banyak yang tidak menggunakan APD / k3, dan lebih herannya lagi penanggung jawab proyek atau konsultan pelaksana tidak ada di lokasi pekerjaan.
Ketika di konfirmasi keberadaan penanggung jawabnya ke salah satu pekerja tidak bisa menjawab, dan hanya di suruh tinggalkan nomor tlfn. Ketika di konfirmasi yang mengaku utusan kontraktor yaitu sodara Fahri by WhatsApp.
Dia menjawab. Memang benar ada ketersediaan k3 yang kurang, dan alasannya masih diambilkan, karna jumblah pekerja lebih, menurutnya.
"Kebetulan waktu itu APD nya kurang, dan masih diambilkan. Karena jumblah pekerjanya yang lebih". Tutur Fahri.
Dan ketika di tanya tentang SOP ( standart operasional prosedur ) Pemadatan galian dia belum memberi keterangan sampai berita ini di terbitkan. "Bersambung". ( Lik/tim )
0 Response to "Kontraktor Diduga Kuat Mengabaikan K3 ( keselamatan dan kesehatan kerja ) Dan Prosedur Pekerjaan"
Posting Komentar
Silakan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan dan sesuai topik. Terima kasih.